Showing posts with label Backpack Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Backpack Indonesia. Show all posts

Sunday, January 10, 2010

Menemui AKU & Sang Pemimpi...

Hai semua,

How far is your 2010? Masih baru lagi kan? Masih sempat untuk membuat azam lagi. Bercakap pasal azam, kami sempat menonton kesinambungan filem Laskar Pelangi, Sang Pemimpi di Jakarta baru-baru ni. Semangat Lintang masih diteruskan tapi kali ini dibantu oleh Arai, sepupu Ikal sendiri. Kitaorang pasti you guys dah tengok Laskar Pelangi kan? Best tak? Filem macam ini seharusnya ditonton oleh kanak-kanak, remaja especially dan juga semua golongan umur.

Laskar Pelangi (English edition)A ticket to Sang PemimpiSang Pemimpi movie posterSang Pemimpi the movieFaizal, Anna & Sang Pemimpi
Ok, I'm sure you guys nak tahu kitaorang duduk kat mana this time. Luxe Hotel (RM170per night per room including tasty breakfast), which is located opposite Ibis Arcadia in Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Kebetulan semasa kami sampai, Indonesia masih berkabung dengan pemergian Allahyarham Bapak Gus Dur, jadinya bendera2 dikibarkan setengah tiang. Ditambah dengan long weekend, jadi perjalanan kami kali ini agak lancar, nggak macet at all.

Luxe Hotel, JakartaLuxe Hotel, JakartaLuxe Hotel, JakartaGot Aqua...?Breakfast @ Luxe Hotel
Kali ini kami sempat ke Jalan Surabaya, sekitar Menteng residential area where the antiques' market is located. This is one of the famous markets in Jakarta, and Indonesia. Kalau tak silap Hollywood actors/actresses pun pernah sampai ke sini, including Sharon Stone.

Dibuka setiap hari dari jam 9am sampai 6pm, tapi kalau datang sekitar 11am boleh dikatakan kedai dah dibuka semua. Tapi jangan salah sangka, bukan sekadar barangan antik, CD/vinyl/kaset/vhs pun ada. Faizal macam biasa la..lupa diri kejap. Yang bestnya, koleksi kat sini agak rare dan classic. Untuk sampai ke sini, boleh naik bajaj atau teksi. Dari tempat kitaorang lebih kurang 10,000 naik bajaj(kena tanya harga dulu sebelum naik..he..he..)

Jalan Surabaya, JakartaJalan Surabaya, JakartaAntique's at Jalan SurabayaAntique's at Jalan SurabayaAntique's at Jalan Surabaya
Antique's at Jalan SurabayaAntique's at Jalan SurabayaAntique's at Jalan SurabayaAntique's at Jalan SurabayaScuba diving anyone...?
Record shop @ Jalan SurabayaRecord shop @ Jalan SurabayaRecord shop @ Jalan SurabayaRecord shop @ Jalan SurabayaRecord shop @ Jalan Surabaya
Kemudian kitaorang ke Taman Ismail Marzuki, dikenali juga sebagai Pusat Kesenian Jakarta. Di situ terdapatnya, Institut Kesenian Jakarta dan Planetarium Jakarta, malangnya Planetarium ditutup untuk renovation. Nama tempat ini diambil sempena pencipta lagu terkenal Indonesia, Ismail Marzuki(di buka tahun 1968) Aktiviti kesenian/kebudayaan/filem/lukisan semuanya ada disini.

Tapi yang paling kitaorang teruja sekali, ada sebuah galeri buku kat sini yang koleksi buku-bukunya best! Kalau you all ada menonton cerita Ada Apa Dengan Cinta, you all mesti perasan buku yang Rangga baca, Aku tulisan Sjuman Djaya, mengenai penulis puisi lagenda Indonesia, Chairil Anwar. Ana sempat beli buku tu, yang dah tinggal satu. Susah dah nak cari kat tempat lain. Selain itu, banyak juga karya dari penulis-penulis Malaysia seperti A. Samad Said, Othman Puteh, Shahnon Ahmad, Johan Jaafar dan lain-lain. Kalau kat tempat kita dah susah gak nak cari selain di Dewan Bahasa.

Taman Ismail Marzuki, JakartaTaman Ismail Marzuki, JakartaTaman Ismail Marzuki, JakartaTaman Ismail Marzuki, JakartaBioskop @ Tmn Ismail Marzuki
Book shop @ Tmn Ismail MarzukiBook shop @ Tmn Ismail MarzukiBook shop @ Tmn Ismail MarzukiRangga, Cinta & Chairil AnwarAKU dan Chairil Anwar
Borong tak ingat kat situ, puas hati betul. By the way, dalam buku Aku (yang Ana dah habis baca tu..tak sabar lah katakan..) ada satu puisi ni yang sangat familiar untuk kita kat Malaysia. Bagi penggemar puisi, pasti ingat lagu "Doa" dinyanyikan oleh Allahyarham Zubir Ali.



"Tuhan
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
Cahya-Mu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi"


"Tuhanku
Aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling"

*Puisi oleh Chairil Anwar, 13 November 1943

Tapi I must tell you this, this book kalau baca memang syahdu la..

This time jugak, kita baru discover satu lagi mall di Jakarta, Pacific Place located next to The Ritz Carlton. (oppsss! Alhamdulillah kitaorang survived) Dalam ni, ada kedai buku yang dicari-cari iaitu Aksara (It was located in Plaza Indonesia before). Dengan deco dan cafe di sebelah memang cool habis tempat ni.

Bendera setengah tiangAksara Bookshop @ Pacific PlaceCanteen @ Pacific PlacePacific Place Mall, Jakarta

I love KZ
Actually this mall memang ada kelainan, iyelah sampaikan kapal layar pun jadi deco tempat makan, and there is one place called, Kidszania sponsored by Airasia. Tempat ni actually macam mini Disneyland la..place for kids and family, tapi deco dan entrance diaorang buat macam nak naik kapal terbang. Tempat beli tiket macam kaunter check in, nak masuk ada kaunter depatures, best la...


Kidzania @ Pacific PlaceKidzania @ Pacific Place
Walaupun sekejap je kitaorang kat sini, but it's fair enough to kickstart our 2010, to save more money, work hard and play harder..He..he..

Faizal & Anna
Happy New Year everyone, enjoy life to the fullest.



*Budget kali, including flight/hotel/transportation/airport tax/makan = RM1000 untuk dua orang...Tinggi sikit, rupiah dah naik!

Monday, April 27, 2009

Akhirnya sampai ke Surabaya

Day 10-12

Hello..Hello...Hello..

Stasiun Yogyakarta
Our final destination for Indonesia cum Pulau Jawa backpack. Since we've got the afternoon train from Jogja, I managed to get the hotel next to Surabaya Gubeng Station, Hotel Sahid. Like I mentioned earlier, we burst our budget this time, but what the heck! It's our final destination anyway... Trip from Jogja to Surabaya took us 5 hours. Views are quite the same but I still enjoyed it. Train Argo Wilis provided us with makan tengahari, I thought I could order some bakso but then they have closed the last order at 4.00pm..But I must tell you this, The Pink Guava Juice inside the train is AWESOME.

View to SurabayaHotel Sahid, SurabayaHotel Sahid, SurabayaPutar-putar di SurabayaView from Hotel Sahid
Enough with all the food, we arrived in Surabaya Gubeng at 7.00pm and it was dark, like always, we've been "attacked again" by taxi and becak. At that moment I was nervous, I hoped my instinct was right, I was trying hard to find the right exit to the hotel. We even came out at the wrong exit. Gosh!!! Once again, being attacked by them.. Sampaikan one of them merungut, "teksinya nggak mau, becak pun nggak mau". We didn't mean not to take them but I knew the hotel must be somewhere around. Yes! I was right, not even 5mins walk from the "right" exit.

Check-in, had our meal from the room service, Faizal took some panadol and zzzzzzzzzzz. He started to feel unwell. Maybe because of the weather keep on changing. Actually sebelum sampai sini Faizal agak skeptikal about this place, tak banyak research atau blog dari Malaysia yang cerita mengenai Surabaya. Tapi kami redah je...

Masjid Ampel, Surabaya
The next day after breakfast (it was Sunday by the way), we took a cab to go to Masjid Ampel. It took about 1/2hour from the hotel. For those who have heard about wali songo, would have known about Sunan Ampel. Sunan Ampel adalah salah seorang wali yang bertanggungjawab membawa Islam ke tanah Jawa. Jika di perhatikan betul-betul di luar kawasan masjid ini tak ubah seperti kawasan pedagang-pedagang Arab. Sesak dengan orang ramai samada untuk mengunjungi makam Sunan Ampel serta beberapa ulama lain. Sehingga ke hari ini, rasanya rutin mengunjungi makam beliau masih relevan di kalangan penduduk setempat mahupun seluruh Indonesia.

Masjid Ampel, SurabayaAlong the way Masjid AmpelInside Masjid Ampel AreaInside Masjid Ampel AreaInside Masjid Ampel Area
Inside Masjid AmpelInside Masjid AmpelInside Makam Sunan AmpelInside Makam Sunan AmpelInside Makam Sunan Ampel
Tidak dikenakan sebarang bayaran tetapi jika sekiranya ada niat untuk bersedekah amatlah dialu-alukan. Sebenarnya di dalam kawasan makam tidak dibenarkan mengambil gambar tapi kami tak perasankan notis tu, apalagi "ter"ambil a few shot. For girls, it is proper for you to cover your head before enter this mosque.

Jembatan Merah MonumenJembatan Merah MonumenJembatan Merah MonumenJembatan Merah MonumenKya-Kya, Surabaya

Jembatan Merah Monumen
Selepas itu, we took a cab again to go to Jambatan Merah, percaya atau tidak tak ramai orang Indonesia yang tahu pasal jambatan merah ni. Mungkin mitosnya yang pelbagai. Samalah macam kita kat Malaysia, kadang2 sejarah negara sendiri pun kita kurang arif. Jambatan Merah dikatakan berpunca pertarungan ikan yu(suro) dan buaya(boyo), sehingga terperciknya darah. Kejadian ini juga terbitnya nama Surabaya, tapi untuk orang tempatan Suroboyo. Tak jauh dari Jambatan Merah, di Jalan Kembang Jepun ada Chinatown tapi dikenali sebagai Kya-Kya, tetapi menurut pemandu teksi yang sudi menemani kami mengatakan tempat tu dah berpindah. Cuma di waktu malam, Kya-Kya hanya tempat berkaraoke.

Tugu Pahlawan, SurabayaTugu Pahlawan, SurabayaTugu Pahlawan, SurabayaTugu Pahlawan, SurabayaTugu Pahlawan, Surabaya
After that, we headed to Tugu Pahlawan yang mana terdapatnya patung Soekarno dan Suharto semasa proklamasi kemerdekaan di Surabaya.... Tak lama selepas itu, kami menuju ke kebun binatang Surabaya atau kalau kat Malaysia dikira zoo la.. Kami tak masuk ke dalam sebab kesuntukan masa cuma sempat bergambar kat monumen ni. Tak lengkap rasanya kalau tak tengok monumen ni. Ini dikirakan landmark untuk Surabaya. Pertarungan diantara Suro dan Boyo. Nasib baik bapak yang memandu kami tu baik, beliau sabar dengan karenah dan jadual tempat-tempat yang kami nak lawati. Kami hanya bayar 100,000rp termasuk tip dan perjalanan selama lebih kurang 4jam... Terima kasih pak!

Tugu Pahlawan, SurabayaTugu Pahlawan, SurabayaSurabaya ZooMonumen SurabayaTugu Jenderal SudirmanMonumen di Surabaya
Disebabkan kami hanya ada tak sampai 2 hari penuh di sini, kami bergerak ala-ala Amazing Race. Sebelum berakhirnya lawatan kami secara berpandu, kami sempat melalui hotel Majapahit Oriental, di sini ada juga sejarahnya, di mana bendera Indonesia dikibarkan selepas bendera Belanda diturunkan atau lebih dikenali sebagai "Flag Incident". Hotel ini juga antara yang terawal di sini. On the way to our last destination, we pass by the Kerapan Sapi Monument. Kerapan Sapi ni lebih popular di Pulau Madura. Jika anda ingin ke sana, boleh menaiki feri di Tanjung Perak di sekitar Surabaya, memakan masa 45 minit sahaja.

Hotel Majapahit, SurabayaHotel Majapahit, SurabayaKerapan SapiKerapan SapiPutar-putar di Surabaya
Sebelum pulang ke hotel, kami menghabiskan masa di Plaza Tunjungan, merupakan shopping mall yang terbesar di sini. Mana taknya, 5 buah mall bergabung jadi satu. Shopping best kat sini, harga not too bad for branded stuff, tapi paling kami suka sekali T-shirt indie design tempatan. Converse shoes murah since we are Converse fan, jadi gila kejap... Dan yang paling syok sekali, ambil kesempatan buat refleksologi kat sini... Makan pun best! Sedap! Murah!

Restoren Selera SuroboyoRestoren Selera SuroboyoJalan Pemuda, SurabayaKali Mas, SurabayaPutar-putar di Surabaya

Inside Kapal Selam Pasopati
Kira-kira pukul 8.00 malam we went to back to the hotel. But the next morning after breakfast... while waiting for checking out, sempat ke Museum Kapal Selam yang hanya 5 minit dari hotel kami, malah boleh nampak pun dari bilik. Memandang Faizal and I never been into the submarine, we acted like a kid. Semua benda tengok dan belek-belek... Masuk murah je..10,000rp... Selepas tu, memandangkan kami ni ada sikit duit extra, we bought some brownies and chocolate made in bandung for our family and friends. Packed our back, sharp 11.30am we checked out. Took a cab (80,000rp) and off to Juanda Airport. 

Monumen Kapal Selam, SurabayaMonumen Kapal Selam, SurabayaKapal Selam PasopatiInside Kapal Selam PasopatiInside Kapal Selam Pasopati
Inside Kapal Selam PasopatiInside Kapal Selam PasopatiInside Kapal Selam PasopatiInside Kapal Selam PasopatiInside Kapal Selam Pasopati
After almost 12 days in Pulau Jawa, Faizal and I really had a GREATTTTTTTTTTTTT!!!! time. Alhamdullilah everything was in place and time, nothing bad had happened to us. We hope we will do it again.... may be different part of Indonesia, one of the countries that we never get bored...

Juanda International Airport, SurabayaJuanda Airport SurabayaHaving our lunch@Juanda AirportGood Bye for nowFarewell
You guys wanna know how much we spent? Maybe it might help those who have plan to do the same thing. We spent RM1500 per person including flight ticket, train ticket, accomodation, transportation and food... 

*For shopping you guys have to figure it out yourself...  Semoga Ketemu lagi di lain waktu...